Jumat, 11 Desember 2009

“Refleksi Buat wanita: Hidup Mewah Pemicu Korup”


Hari anti korupsi dunia jatuh pada hari rabu tanggal 9 desember, hari ini dimana-mana terjadi demonstrasi besar-besaran menyalurkan aspirasi melawan korupsi acara di tv pun membicarakan kontroversi dalam pemberantasan korupsi, Indonesia urutan 111 terkorup dari 180 negara,,wow peringkat yang mengkhawatirkan. 

Mungkinkah dalam kurun waktu 5 tahun kedepan akan keluar dari peringkat 100??? Ironisnya pernyataan sekjen transparansi Internasional yang mengungkapkan bahwa cabinet sby tidak mampu justru terjadi kelemahan2 terlihat adanya penyusupan di KPK, kejaksaan.

Sepertinya Penanganan kasus korupsi ini merupakan kasus yang rumit, nampaknya saya jadi teringat kasus di Thailand pada tahun 2006 Taksin shinavatra yang digulingkan rakyatnya karena gelapkan pajak sebesar 1,9 miliar dolar berikutnya Josep ektrada korup sebesar 4,9 miliar peso dan Perdinand marcos yg diturunkan oleh “power people” korup karena tuntuan gaya hidup yang mewah, tuntutan membiayai istri yang terbiasa hidup mewah dan mahal, ketika ajal menjemput jasadnya tidak diizinkan di kubur di fhilipina…wah hati-hati juga para koruptor bisa-bisa ketika ajal menjemput belum sempet tobat jasad tidak diterima bumi..:) bercermin dari pelaku korup di atas sy berkesimpulan “wanita juga turut bertanggung jawab” wah sy seorang wanita mesti hati-hati dengan gaya hidup mewah! Harus dihindari!! Bisa-bisa kita wanita sebagai otak dari pelaku korup..nauzubillahiminzk
 
Agar tidak terjadi hal demikian mari kita berpedoman pada potret keluarga teladan dalam Al-quran bagi yang beragama islam, kenapa ini penting jadi rujukan karena bisa saja ini terjadi pada diri kita. Kita wanita adalah tiang dalam rumah tangga bahkan tiang Negara begitu pentingnya kita dalam keluarga dan Negara.

Saya jadi teringat materi tentang keluarga minggu lalu, maka hal ini yang memberi inspirasi untuk menulis ini. Semoga ini jadi penuntun saya jika berkeluarga nanti bahwa Peran kita sebagai wanita dimulai dari keluarga dulu, karena keluarga merupakan kelompok terkecil dalam sebuah tatanan masyarakat. Baik buruknya sebuah masyarakat sangat bergantung kepada baik buruknya keluarga. 
 
Keluarga yang baik adalah awal dari masyarakat yang sejahtera. Sebaliknya, keluarga yang amburadul adalah pertanda hancurnya sebuah masyarakat. Jika ingin mewujudkan Negara yang kokoh dan sejahtera sesungguhnya berawal dari membina keluarga-keluarga yang baik dan harmonis. Dalam alquran banyak terdapat potret keluarga sepanjang zaman seperti: kelurga Imran, keluarga nabi Ibrahim, keluarga Lukman, Keluarga nabi Ya’qub, keluarga nabi Daud, keluarga nabi Syu’aib the last potret keluarga nabi Muhammad Saw. (materi-materi seperti ini tidak 1 kali sy dapat jadi sudah mulai hapal di luar kepala namun tinggal aplikasi semoga bisa direalisasikan). 
 
Satu-satunya surat dalam alquran yg diberi nama dengan nama sebuah keluarga adalah surat Ali imran (keluarga Imran). Tapi yang unik adalah profil Imran sendiri tdk pernah disinggung sama sekali. Yg dibicarakan justru istrinya (imra’atu imran) & puterinya; Maryam. Hal ini seolah mengajarkan kita bahwa keberhasilan Imran sebagai kepala RT telah menjadikan anak istrinya saleh & salehah tdk menjadikannya popular & dikenal luas. 
 
Namun RT yg dipimpinya telah menjadi sebuah RT sukses dan teladan banyak orang. Hikmah ini mengingatkan kita pentingnya mensucikan niat dalam setiap amal perbuatan, semoga kita tidak termasuk istri yang mendorong suami untuk korup seperti istrinya Para Koruptor cs,, nauzubillah!
( di batasi!500 kata,kontribusi untuk hari ini…)

“cife”

Read More ““Refleksi Buat wanita: Hidup Mewah Pemicu Korup””  »»

Nasehat Untuk Para Muslimah


1. Jauhilah olehmu banyak bicara (yang tidak bermanfaat) dan jagalah mulutmu dari cerewet. hm… ni yang sulit bagi temen2 yang terbiasa cerewet… tapi kalau kita mau mencoba Insya Allah bisa kok… jadi pendiem.. walau kadang sama temen2 yang udah biasa liat or denger kita cerewet pasti dikomentarin “tumben diem, lagi sakit gigi ya?” seperti itulah kira2 expresi mereka… but take it easy… Allah maha Tau

2. Bacalah Al-Qur’an Al-Kariem, dan berusahalah agar ia menjadi wirid harianmu, juga berusahalah untuk menghafalkannya, buat jadwal minimal sehari 1 jus… kalau lebih Alhamdulilah… great u are…

3. Tidak baik jika kamu membicarakan semua pembicaraan yang telah kamu dengar, sebab yang demikian itu memberi peluang kepadamu untuk jatuh dalam lubang kebohongan. Hmmm… wajib hati2 karena ucapan adalah cermin dari jati diri seseorang

4. Jauhilah sifat sombong dan bangga diri dengan sesuatu yang bukan milikmu karena untuk pamer dan menyombongkan diri di depan manusia. he em… jangan sampe barang orang diakui milik sendiri untuk menyombongkan diri… Naudzubillah…

5. Sesungguhnya dzikir kepada Allah memiliki pengaruh yang agung bagi kehidupan ruh, jiwa, badan, dan sosial seorang muslim. biasakan untuk selalu mengingat Allah, yang lebih utama jika dipagi dan sore hari kita membaca al - ma’surat

6. Jika engkau hendak berbicara janganlah engkau agung-agungkan, jangan engkau fasih-fasihkan, dan jangan pula engkau buat-buat, sebab yang demikian itu adalah sifat yang dibenci oleh Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam. hmm… ingatlah wahai sahabatku berhati - hatilah dalam berbicara terutama di sekitar orang yang buka mahrammu

7. Hendaklah engkau berteladan kepada Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam , yang senantiasa lebih banyak diam dan berfikir, tidak memperbanyak tertawa apalagi berlebih-lebihan di dalamnya.

8. Janganlah sekali-kali memutus pembicaraan orang lain atau membantahnya atau menampakkan pelecehan terhadapnya,tetapi jadilah pendengar yang baik yang mendengarkan pembicaraan orang lain dengan sopan (sebagai tanda budi baikmu),

9. Waspadalah sepenuhnya dengan sikap mengejek dan merendahkan dialek pembicaraan orang lain, seperti terhadap orang yang kurang lancar bicaranya atau terhadap mereka yang berbicara dengan tersendat-sendat.

10. Jika engkau mendengar bacaan Al-Qur’an al-Karim, maka hentikan pembicaraanmu apapun masalah yang sedang engkau bicarakan, karena menghormati terhadap kalamullah,

11. Senantiasa menimbang kata-kata (ucapanmu) sebelum diucapkan oleh lisanmu

12. Pergunakanlah lisanmu untuk beramar ma’ruf dan nahyu munkar serta untuk berdakwah kepada kebaikan, karena lisan adalah nikmat Allah yang agung yang telah dikaruniakan kepadamu.****

Read More “Nasehat Untuk Para Muslimah”  »»